Senin, 09 Oktober 2017

Muallaf yang dibangun oleh Baitul Mal Aceh di bawah organisasi Persatuan Muallaf Aceh Sejahtera (PMAS) di Banda Aceh adalah kini mampu menghasilkan produk yang bisa dijual ke publik.


BANDA ACEH - Muallaf yang dibangun oleh Baitul Mal Aceh di bawah organisasi Persatuan Muallaf Aceh Sejahtera (PMAS) di Banda Aceh adalah
kini mampu menghasilkan produk yang bisa dijual ke publik. Produknya adalah sprei, bedcover, mukena, gamisand baby swing
dan sarung bantal. Setiap tahun, Baitul Mal Aceh memberikan pembinaan, pelatihan dan modal usaha bagi mereka yang memiliki keahlian. Pada tahun 2016,
ada 171 muallaf yang telah dibantu oleh Baitul Mal Aceh yang tersebar di beberapa kabupaten / kota, seperti Singkil, Aceh
Tamiang, Aceh Selatan, Langsa, Aceh Utara, Banda Aceh, Aceh Besar dan Aceh Barat Daya. "Untuk modal usaha untuk konversikan biasanya
diberikan sekitar Rp 4 juta sampai Rp 8 juta / orang. Ini melalui proses verifikasi terlebih dahulu, maka kami memberi mereka latihan dan
alat kerja, "kata Armiadi. Dia menambahkan bahwa pembinaan merupakan salah satu bentuk pemberdayaan zakat produktif. Bantuan yang diterima mustahik tidak digunakan.
up, itu bisa menjadi keuntungan terus menerus. Bertindak Kepala Baitul Mal Aceh, Dr Armiadi Musa MA dalam rilis yang diterima oleh Serambi Jumat
(20/1) mengatakan, Baitul Mal Aceh terus memberikan arahan kepada para petobat yang memiliki keinginan untuk berubah, baik dari segi
ekonomi dan meningkatkan pengetahuan agama.Baca juga: pusat plakat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar